Tadzkirah: Tuai (Harvest)

Ust. H. Muslihun

Hari ini saya membaca Al-Qur’an, terbaca surah Al-Jasiah ayat 15: “Siapa yang melakukan kebaikan, maka itu untuknya, dan siapa yang melakukan kejahatan, maka balasan untuknya juga…”

Saya coba untuk memahami ayat ini, tiba-tiba teringat dengan peristiwa saat di Jeddah beberapa tahun lalu.


  • Airport King Abdul Aziz Jeddah terlihat begitu sesak. Maklumlah, ini musim umrah akhir tahun, dimana jemaah dari seluruh dunia memanfaatkan libur panjang mereka dengan ibadah.

Saat itu, kami akan kembali ke Kuala Lumpur. Saya membawa sekitar sembilan puluh orang jemaah.
Saat check-in di counter, pada awalnya semuanya begitu lancar. Namun, ketika tiba pemeriksaan tiket saya dan keluarga, timbul masalah. Kata petugas, tiket anak saya yang masih infant tidak dapat dikeluarkan. Entah apa masalahnya, yang pasti waktu itu saya tertahan untuk waktu yang agak lama. Waktu semakin sempit! Jemaah sudah saya arahkan untuk segera ke imigrasi dan boarding room.

Di saat genting itu, tiba-tiba datang seorang pegawai tinggi, terlihat dari pakaian seragamnya dengan Rayben hitam di wajahnya. Lalu dia perintahkan staf counter untuk segera melepaskan saya dan keluarga.

Belum sempat saya ucapkan terima kasih, sambil membuka kaca mata hitamnya, dia berkata: “Akhil karim, Anda lupa dengan saya?”
“Maaf, saya benar-benar lupa, Tuan”, jawab saya masih dalam keadaan surprised.

Dia tertawa, “Nama saya Riyad. Anda telah menolong saya dua minggu lalu. Saat itu anda berbaik hati kepada saya. Anda rela berpindah seat, tanpa saya minta, ketika penerbangan dari Kuala Lumpur ke Jeddah.”

Subhanallah, baru saya ingat. Ketika di cabin, dia ingin bertukar tempat duduk ke tengah, sebab dia tidak suka di jendela. Orang yang dia minta ada di depan saya dan menolak permintaan Riyad. Lalu saya tawarkan kursi saya untuk dia.
*
Kebaikan pasti akan kembali pada si pelakunya. Demikian juga dengan kejahatan.

Semua orang menginginkan kebaikan, dan Allah telah mengajarkan kita bagaimana cara mendapatkannya.

Mungkin berdasarkan prinsip di atas, lahirlah pepatah lama, “apa yang ditanam itulah yang akan dituai.”

Semoga bermanfaat.
3/10/1441 – 26/5/2020

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s