
Kuala Lumpur, Malaysia – Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia telah berhasil menyelesaikan misi bantuan bagi Ibu Siti Khotijah (45), warga asal Jember, Jawa Timur, yang mengalami musibah kecelakaan kerja di Malaysia.
Meskipun korban bukan merupakan warga Muhammadiyah dan tidak memiliki hubungan organisasi, tim LAZISMU tetap memberikan bantuan penuh mulai dari pengobatan hingga pemulangan ke tanah air.
Informasi awal mengenai kondisi Ibu Siti Khotijah diterima dari Bapak Muntamakin. Diketahui, musibah terjadi pada tanggal 15 Maret lalu saat Ibu Siti terpeleset di dapur tempat kerjanya sehingga tubuhnya terkena percikan minyak panas dan mengalami luka bakar serius.
Wanita ini berada di Malaysia tanpa sanak saudara serta memiliki kendala pada dokumen kependudukan. Selama ini, ia dijaga oleh teman sekerjanya yang juga berada dalam situasi dokumen serupa.
Kondisi ini semakin berat karena sang penjaga pun memiliki tanggungan anak di rumah namun tetap mengorbankan waktunya.

Biaya pengobatan juga menjadi beban berat; biaya penukaran kasa medis saja bisa mencapai lebih dari RM 100 setiap kali, dan sang penjaga bahkan sampai menggadaikan kalungnya untuk menutupi biaya rumah sakit.
Karena ingin segera bekerja kembali demi kebutuhan hidup, pihak penjaga berharap proses pemulangan bisa dilakukan secepat mungkin.
Mengingat paspor Ibu Siti sudah kedaluwarsa, tim LAZISMU pun mengurus Surat Perjalanan Laksana Pasport (SPLP) dan mengajukan proses sesuai program yang berlaku agar perjalanan pulang dapat terlaksana.
Setelah menerima laporan tersebut, tim LAZISMU PCI Muhammadiyah Malaysia segera bergerak menggalang bantuan, menyediakan akses perawatan medis intensif di rumah sakit yang ditunjuk.
Selama masa rawat inap, tim tidak hanya mendampingi proses medis tetapi juga memenuhi kebutuhan dasar makanan dan keperluan pribadi, serta berkoordinasi dengan KBRI Kuala Lumpur, agar seluruh prosedur administrasi berjalan sesuai aturan.
Setelah dinyatakan layak pulang oleh dokter, tim menyelesaikan seluruh urusan dokumen perjalanan, mengatur transportasi dari rumah sakit ke bandara, hingga pendampingan pulang sampai ke tanah air.

Upaya ini memastikan kenyamanan dan keselamatan Ibu Siti Khotijah hingga tiba kembali di Indonesia. Ahmad Azzam Al Qayyimuddin, B.HSc (Wakil Sekretaris PCIM Malaysia) mendampingi langsung Ibu Siti Khatijah sampai Jember.
Pada jam 16: 30 WIB tiba di Jember, daan langsung disambut PDM Jember, PMI Jember, Dinas Tenaga Kerja Jember dan keluarga Ibu Siti Khatijah.
“Alhamdulillah, PCIM Malaysia bisa membantu Ibu Siti Khatijah dan Keluarga. Bantuan ini merupakan wujud komitmen organisasi untuk menolong siapa saja tanpa memandang latar belakang. Selanjutnya Kami Serahkan Ibu Siti Khatijah Ke PDM Jember untuk upaya selanjutnya” Kata Azam.
Sementara itu, Bapak Joko, salah satu Pimpinan PDM Jember mengapresiasi dan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada PCIM Malaysia, atas bantuan yang diberikan.
Katanya, “Bantuan yang diberikan PCIM Malaysia bukan sekadar materi yang besar, tetapi juga rasa kasih sayang dan perhatian yang membuat kita merasa tidak sendiri. Semoga Allah SWT membalas kebaikan seluruh pihak yang telah terlibat”. Selanjutnya PDM Jember, menyerahkan Proses selanjutnya kepada Dinas Tenaga Kerja Jember.
Misi ini juga terlaksana berkat dukungan Warga Muhammadiyah Malaysia dan komunitas Himpunan Warga Muhammadiyah Bulubrangsi (HWMB) Malaysia.
MPI PCIM Malaysia
