
Batu Caves, Selangor—Muhammadiyah Ranting Wotan (MURAW) Malaysia menggelar acara Silaturahmi (Rutin tahunan) pada Selasa 17 Februari 2026 di Sekretariat Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Kepong, di jalan Ipoh, Batu Kentonmen, Kuala Lumpur.
Sejak 8 pagi, sekitar 80 orang Warga Muhammadiyah Ranting Wotan (MURAW) Malaysia dari daerah Johor, Ipoh Perak, Port Dickson, Selangor, Kuala Lumpur dan daerah-daerah lain, datang berduyun-duyun menghadiri acara yang setahun ditunggu-tunggu semua warga. Sejak 1990-an acara silaturahmi ini rutin diadakan setahun sekali pada hari cuti bersama, tahun baru imlek.
Acara ini mengundang tokoh dari kampung halaman, yaitu Ustadz Khusnul Muslikhun (Wakil Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah [PRM] Wotan sekaligus Kepala Desa Wotan-Panceng-Gresik). Tamu kedua Ustadz Asrori (Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Wotan).

Dalam sambutannya wakil Ketua Panitia Mohd Juri mengucapkan terima kepada semua yang terlibat, terkhusus para tamu dan warga yang hadir. Selain itu dia berpesan bahwa “Silaturahmi ini, atas nama teman-teman panitia, mohon maaf atas segala kekurangan kami”.
Sementara itu Ketua MURAW Malaysia Darsun Safuan merasa bangga atas terselenggaranya acara ini. Katanya: “Kalau dulu, awal tahun 90an belum ada WA, hanya surat undangan yang dihantar dari daerah ke daerah. Sekarang semua di ujung jari segala informasi termasuk rutin tahunan bisa kita ketahui di grup-grup WA atau media sosial lainnya”.
Dia juga mengajak semua warga MURAW untuk meneladani perjuangan para pendahulu, meskipun dengan keterbatasan teknologi zaman dulu. Namun para pendahulu sangat gigih berjuang untuk merekatkan Warga Muhammadiyah Ranting Wotan yang berada di Malaysia. Dia juga berharap bahwa insya Allah akan terus berjalan acara silaturahmi tahunan ini sampai ke generasi seterusnya.

Wakil Ketua PRM Wotan yang juga Kepala Desa Wotan Ustadz Khusnul Muslikhun dalam tausyiyahnya berpesan: “Ibarat pelangi dari warna-warni bisa kelihatan indah sekali. Begitu juga dalam berorganisasi dan bermasyarakat, dengan berbagai karakter, perbedaan pendapat perbedaan organisasi, jika bisa saling menghormati perbedaan akan terasa indah dan saling melengkapi, saling berlomba lomba mencari kebaikan”.
Dia juga sangat berharap agar acara rutin seperti ini jangan sampai terhenti: “Menjalin silaturahmi adalah bentuk ketakwaan kita kepada Allah SWT. Dengan adanya silaturahmi seperti ini akan ada rasa kasih dan sayang sesama kita, dan kemudian akan melahirkan energi positif untuk kemajuan bersama. Sekecil apapun kebaikan dan keburukan yang kita lakukan akan mendapat balasan dari Allah SWT”.
Ketua PRM Wotan Ustadz Asrori, sangat berharap agar perjuangan memajukan persyarikatan Muhammadiyah di kampung halaman jangan sampai padam. “Bermuhammadiyah itu kita harus dengan lapang dada saling menghormati. Sebagai Pimpinan harus menghormati anggota, begitu sebaliknya,” katanya.

Asrori juga mengucapkan terima kasih kepada warga MURAW Malaysia, sambil berharap bahwa kehadiran mereka “bisa memantik semangat perjuangan teman-teman yang ada di Malaysia ini” pungkasnya “.
Acara diakhiri dengan sesi dialog tentang perkembangan Desa Wotan, dan perkembangan pembangunan PRM Wotan. Sementara itu, hasil infak RM. 15.590 sekitar RP 65 juta. Dana infak tahun ini untuk pembebasan peluasan tanah Persyarikatan Muhammadiyah Wotan.
MPI PCIM Malaysia
