Para Ketua PP Muhammadiyah Beri Wejangan kepada Pengurus PCIM-PCIA Malaysia periode 2025-2027

Batu Caves, Selangor — Pada Sabtu, 11 Januari 2025,  PCIM PCIA Malaysia menggelar Pembekalan Pimpinan PCIM PCIA Malaysia periode 2025–2027. Di Rumah Hamka Malaysia, Gombak Selangor.

Acara ini dihadiri oleh Dr. H. Agung Danarto, M.Ag. dan dr. H. Agus Taufiqurrohman, Sp.S., M.Kes., dua orang ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yang masing-masing membidangi

Bidang Organisasi, Ideologi, Kaderisasi, dan Pembinaan Angkatan Muda Muhammadiyah dan Pembinaan Kesehatan Umum, Kesejahteraan Sosial, dan Resiliensi Bencana.

Acara pembekalan ini mengambil tema “Islam Berkemajuan Sebagai Pilar Gerakan Global Muhammadiyah di Malaysia” dan dihadiri seluruh jajaran Pimpinan, baik hadir secara langsung maupun daring.

Dalam pembekalan yang dibawakannya, Dr. Agung menegaskan bahwa Muhammadiyah Berkemajuan itu bukan sebatas dakwah dari mimbar ke mimbar, melainkan kerja menyeluruh yang memberi solusi.

Dia pun memberi contoh: “amal usaha bisnis (Warung Soto Lamongan) yang dimiliki oleh PCIM PCIA Malaysia bisa dijadikan alat media dakwah dan kaderisasi”.

Agung juga mengingatkan kepada para Pimpinan PCIM PCIA Malaysia tentang perlunya mendalami Islam Berkemajuan. Menurutnya, Islam Berkemajuan itu adalah Islam yang “Selain bertauhid kepada Allah, juga tauhid yang menggerakkan. Sebagai Pimpinan tidak boleh berdiam diri, harus punya tauhid penggerak untuk memberi solusi”.

Sementara, itu dr. Agus Taufiqurrohman, membuka materinya pembekalan dengan  ciri khasnya yang penuh canda dan bersahaja, membuat suasana terlihat gembira pada para peserta.

Selain itu, agus mengingatkan kembali pesan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Haedar Nasir bahwa PCIM Malaysia sebagai wadah menjalin ukhuwah sesama warga Persyarikatan dengan semangat ta’aruf, tafahum, ta’awun, dan takaful (saling mengenal, saling memahami, saling bekerja sama dan saling menjamin).

Agus juga memberi pesan bahwa dalam kepemimpinan harus saling membantu dan mempercayai: “Dinamika alamiah, kepemimpinan organisasi itu ada yang lama dan ada yang baru  Yang lama harus melepas dengan lapang dada, dan pimpinan yang baru harus siap menyambut dengan penuh amanah”.

Sebelumnya, Pimpinan Harian dan Ketua Majelis juga telah diwawancarai oleh Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah,  sebagai SOP organisasi.

Maksud daripada wawancara ini adalah menguji kompetensi pemahaman ideologi Muhammadiyah, visi kepemimpinan, integritas dan komitmen terhadap persyaratan.

Wawancara diadakan secara daring melalui Zoom dalam ruang tertutup dan terpisah oleh Dr. Azaki Khoirudin, S.Pd.I., M.Pd. (MPKSDI), Dubes Dra. Yuli Mumpuni Widarso, M.A. (LHKI), Dzar Al-Banna, S.S., M.A. (MPKSDI), Bambang Irawan, S.Pd.I., M.Pd. (MPKSDI), Dr. Wachid Ridwan, M.Si. (LHKI), Benni Setiawan, M.S.I., Iman Sumarlan, S.IP., M.H.I.

MPI PCIM Malaysia

Leave a comment