
Kampung Baru, Kuala Lumpur — Pada Ahad, 23 November 2025, bertempat di Warung Soto Lamongan (WASOLA) warga Muhammadiyah Malaysia mengadakan acara perpisahan dengan Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Malaysia Dato’ Indera Hermono yang selesai masa bakti dan pulang pada ujung bulan November ini.
Acara Perpisahan juga dibarengi acara Grand Opening perluasan Warung Soto Lamongan yang dihadiri sekitar 150 orang warga Persyarikatan. WASOLA telah memperluas tempat tapak niaga dengan menyewa 1 unit lagi di sebelahnya.
Dalam sambutannya, Manajer WASOLA yang juga Wakil Bendahara PCIM Malaysia Darsun Safuan menceritakan bahwa “WASOLA mempunyai sejarah, mempunyai kisah tersendiri. Baru saja didirikan, WASOLA harus bertahan di tengah badai Covid-19”.
“Ibarat bayi baru lahir terus dipaksa untuk berjalan. Kami di Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan belum cukup pengalaman mengelola bisnis. Ditambah lagi badai Covid-19 yang berdampak besar dan membuat kami sulit bertahan.” Begitu kata manajer WASOLA
Selain itu, Darsun Safuan juga bercerita tentang perkembangan WASOLA terkini yang menurutnya dapat dikatakan lumayan, “bisa menopang kegiatan PCIM. Dan hari ini peresmian perluasan WASOLA, tentunya ini adalah dukungan dari semua warga Muhammadiyah Malaysia, dan para relawan WASOLA yang berkorban waktu, tenaga dan materiil”.
Sementara itu Ketua PCIM Malaysia H. Fauzi Fatkhur juga menandaskan bahwa “semua ini adalah hasil sentuhan tangan dingin Prof. Sonny Zulhuda dan pimpinan terdahulu.”
Dia juga menyebutkan bahwa WASOLA erat dengan kiprah H. Ali Fauzi yang merupakan Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) PCIM Malaysia kala itu, karena beliaulah yang mempunyai gagasan untuk mendirikan amal usaha Warung Soto Lamongan.
Fauzi juga mengucapkan terima kasih kepada Duta Besar LBBP RI Dato’ Indera Hermono yang berkenaan hadir untuk meresmikan Peluasan WASOLA dan “selalu mendampingi kami dalam menggerakkan organisasi. Perlu diketahui PCIM Malaysia sekarang sudah terdaftar sebagai pertubuhan resmi di bawah Pendaftar Pertumbuhan Malaysia (Registrar of Society/ROS) di Malaysia”.
Fauzi juga menambahkan bahwa warga Muhammadiyah Malaysia mempunyai cita cita untuk mendirikan sekolah Internasional Muhammadiyah di Malaysia ini. Dan dia mengharapkan agar KBRI selalu mendukung kami Muhammadiyah Malaysia.
Akhirnya, mewakili Warga Muhammadiyah Malaysia Fauzi juga menyampaikan selamat perpisahan kepada Dato’ Indera Hermono, dan mengharapkan agar kesejahteraan selalu menyertai sang duta besar di mana pun berada.

Sementara itu, Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Malaysia Dato’ Indera Hermono mengungkapkan rasa bangga kepada warga Muhammadiyah Malaysia yang selalu mau bekerja sama dan membantu KBRI selama dia menjabat sebagai Duta Besar.
Hermono juga menyebut gembira atas terdaftarnya PCIM Malaysia sebagai organisasi resmi di Malaysia. Menurutnya, “fondasi Muhammadiyah adalah bidang pendidikan dan kesejahteraan umat, Kyai Dahlan juga memulai gerakan dengan pendidikan, mencerdaskan bangsa. Jadi saya yakin PCIM Malaysia bisa mewujudkan cita-cita untuk mendirikan sekolah Internasional Muhammadiyah di Malaysia ini, karna Muhammadiyah punya fondasinya”.
“Atas nama Pribadi, dan KBRI Kuala Lumpur, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Warga Muhammadiyah Malaysia, yang selama ini banyak membantu KBRI, kami berharap PCIM Malaysia terus bersinergi dengan KBRI dan organisasi lain di Malaysia ini. Mohon maaf selama saya menjabat sebagai Duta besar, sekiranya ada salah dan khilafnya.” Demikianlah pungkasnya.
Perlu diketahui pula bahwa acara perpisahan dengan Duta Besar LBBP RI dan peresmian peluasan WASOLA juga di hadiri oleh Ibu Kiki Hermono (istri Dato’ Indera Hermono), Ibu Octavia Dewi Zulaicha (Koordinator Fungsi Protokol &Konsuler KBRI Kuala Lumpur), Bapak Akhmad Baihaqie (Ministry Counselor Konsuler KBRI Kuala Lumpur), Ibu Azizah Rahmaniar Salam (Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur), Bapak Brigjend. Pol. Taufik Ismail (Atase Riset KBRI Kuala Lumpur), Bapak Toskan Anda Andika (Kepala Perwakilan Garuda Indonesia kantor Malaysia).

Selain itu, hadir pula Dr. Dini Handayani (Ketua PCIA Malaysia), Dr. Arifin Ismail (Penasihat PCIM Malaysia), Assoc. Prof. Sonny Zulhuda (Penasihat PCIM Malaysia), Assoc. Prof. Betania Kartika (Penasihat PCIA Malaysia), serta jajaran pimpinan PCIM-PCIA Malaysia dan Ketua PRIM-PRIA se-Malaysia.
Acara diakhiri dengan, penguntingan pita peresmian perluasan Wasola oleh Dato’ Indera Hermono yang didampingi Istri Kiki Hermono, Ketua PCIM Malaysia H. Fauzi Fatkhur, Ketua PCIA Malaysia Dr. Dini Handayani, Penasihat PCIM Malaysia Dr. Arifin Ismail, Assoc. Prof. Sonny Zulhuda, Penasihat PCIA Malaysia Assoc. Prof. Betania Kartika, CEO Suryamu Sdn. Bhd. Nurul Octavia, dan Manager WASOLA Darsun Safuan.
MPI PCIM Malaysia
