
Batu Caves, Selangor — Pada Selasa, 11 November 2025, diadakanlah kajian ilmiah pertama di Rumah Hamka Malaysia (Ruhama) dengan format studium generale.
Adapun tajuk dari acara ini adalah “Abrahamic Religions and Interfaith Dialogue”, dan diisi oleh Prof. Dr. Syamsuddin Arif, Anggota Komisi Pengkajian, Penelitian dan Pengembangan Majelis Ulama Indonesia Pusat.
Dalam sambutannya, Ketua PCIM Malaysia Haji Fauzi Fathkur menyampaikan rasa terima kasihnya atas terselenggaranya acara ini, yakni yang pertama kalinya semenjak Ruhama berdiri.
Menurutnya, terselenggaranya acara seperti ini membuat Ruhama layak menjadi pusat kajian untuk semua pihak. Di akhir sambutan, beliau merasa beruntung dapat mengikuti dan dapat Ilmu yang akan di sampaikan nara sumber.
Beliau juga berharap agar acara ini dapat memberikan wawasan keilmuan kepada warga Muhammadiyah yang basisnya adalah pekerja migran Indonesia (PMI) atau tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia ini.

Sementara itu, dalam kuliahnya Prof. Syamsuddin Arif menceritakan bahwa dialog agama digulirkan oleh pemerintah lantaran mereka berkepentingan untuk menjaga kerukunan antar semua kelompok masyarakat, lebih khususnya sesama umat dalam satu agama, antar umat beragama, dan antara umat beragama dengan pemerintah.
Selain itu, umat Kristen pun memiliki kepentingan tersendiri dalam dialog agama ini, khususnya dalam mencari pengikut. Bahkan, tuturnya, istilah “dialog agama” baru digunakan setelah 1960-an, dan itu salah satunya tak lepas dari perubahan pandangan dan pendirian Vatikan yang dicerminkan oleh hasil-hasil Konsili Vatikan Kedua.
Di akhir kuliahnya, Ustaz yang juga merupakan lulusan Universiti Islam Antarbangsa Malaysia ini mengajak para hadirin untuk menyadari bahwa Abrahamik sebetulnya hanyalah Islam, sedangkan Yahudi dan Kristen berbeda dan tidak termasuk ke dalamnya.

Tambahan pula, beliau juga mengingatkan agar hadirin jangan sampai teperdaya oleh pluralisme yang mencampur-campurkan dan menyama-nyamakan semua agama, baik yang lurus maupun yang tidak.
Setelah sempat diramaikan oleh beberapa pertanyaan yang menarik, acara ini pun ditutup.
MPI PCIM Malaysia
