Batu Caves, Selangor — Sebagai bagian dari ketertiban organisasi dan penyegaran kepengurusan, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) dan Pimpinan Cabang Istimewa ‘Aisyiyah (PCIA) Malaysia, telah menggelar Musyawarah Cabang (Musycab) ke-5 Ahad, 26 Oktober 2025 di Rumah Hamka Malaysia Gombak, Batu Caves, Selangor.
Acara Musycab ini dihadiri oleh sekitar 200 orang yang merupakan delegasi perwakilan dari 10 ranting istimewa Muhammadiyah dan 5 ranting istimewa ‘Aisyiyah.
Turut hadir pula penasihat PCIM PCIA Malaysia, peninjau dari IMM Malaysia, serta tamu istimewa perwakilan dari KBRI Kuala Lumpur.

Musycab ini dibuka secara resmi oleh perwakilan KBRI, Bapak Wishnu Krisnamurti (Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Kuala Lumpur).
Wisnu, yang mewakili Dubes RI untuk Malaysia Hermono, mengucapkan selamat atas tersenggaranya acara ini dan mengapresiasi peran PCIM dan PCIA Malaysia dalam memajukan Indonesia dalam berbagai bidang.
“Tema yang diusung pada Musycab kali ini (Menguatkan Sinergi, Kolaborasi dan Inovasi untuk Gerakan Islam Berkemajuan) sungguh luar biasa,” katanya.
Beliau juga berharap agar, walaupun pimpinan silih berganti, kepemimpinan yang terpilih nanti lebih bisa membangun hubungan dengan KBRI dan organisasi lainnya demi kemajuan bersama.
Dalam ruang sidang pleno PCIM Malaysia telah memilih 9 orang formatur: (1) Aunillah Ahmad, (2) Muntamakhin, (3) Ahmad Azam, (4) Fauzi Fatkhur, (5) Darsun Safuan, (6) Zeldi Suryadi, (7) Ahmad Fathoni, (8) Ikhwan Fauzi Nasution, dan (9) Zulfan Haedar.

Dalam rapat formatur telah memutuskan Fauzi Fatkhur sebagai Ketua dan Aunillah Ahmad sebagai Sekretaris PCIM Malaysia periode 2025-2027.
Fauzi Fatkhur yang terpilih melanjutkan sebagai ketua mengatakan bahwa PCIM akan lebih bekerja keras ke depannya.
Dalam sambutannya, beliau berkata: “Kami percaya PCIM Malaysia ini akan terus maju dengan kerja kolektif, amanah ini berat bagi saya, tapi saya percaya dengan dukungan dari semua, dan bimbingan dari para sesepuh, penasihat PCIM Malaysia insya Allah, kami bisa melaksanakan amanah ini”.
Sedangkan dalam rumah sidang pleno PCIA Malaysia telah memilih 7 orang formatur: (1) Nita Masyitah, (2) Dini Handayani, (3) Nurul Octavia, (4) Nuriyatun Nafi’ah, (5) Renggo, (6) Umi Kalsom, (7) Harzuli Astutik.

Dalam rapat formatur telah memutuskan Dr. Dini Handayani sebagai Ketua dan Umi Kalsom sebagai Sekretaris PCIA Malaysia.
Dalam sambutan perdannya, Dr. Dini Handayani mengaku tidak menyangka diberi kepercayaan mengemban amanah sebagai ketua, dan “belum bisa berucap banyak. Terima kasih telah memberi kepercayaan, dan mohon dukungan dari semua bagi saya dalam mengemban amanah ini”.
MPI PCIM Malaysia
