
Acara memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia rutin diadakan oleh PCIM, PCIA, dan IMM Malaysia. Kali ini, acara tersebut bertempat di Male Sport Complex, International Islamic University Malaysia (IIUM) Gombak, Malaysia pada Ahad, 13 Agustus 2023.
Ketua PCIM Ustaz Muhammad Ali Imran, Lc., M.A., dalam pidatonya sebagai pembina upacara, berkata:
“Kita perlu memperingati hari kemerdekaan ini sebagai bentuk rasa nasionalisme dan semangat kebangsaan. Dan kemerdekaan ini harus senantiasa kita jaga, harus kita pelihara persatuan sesama anak bangsa”.
Umai berpesan agar warga PCIM Malaysia menghindari perpecahan pada masa pemilu nanti: “Sebentar lagi kita menghadapi tahun politik, pemilu 2024. Sebagai warga negara mari kita gunakan hak memilih kita. Dalam beda pilihan kita belajar dari pengalaman pemilu 2019, kita harus lebih dewasa, jangan sampai nanti kita berbeda pilihan kemudian kita saling bermusuhan”.
Dalam menyikapi kemerdekaan, Muhammadiyah sangat berkomitmen, dengan memberi manfaat kepada bangsa ini melalui amal usaha nyata yang berwujud sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit, bahkan gerakan gerakan penanggulangan bencana, dan lain sebagainya.

“Sebagai warga Muhammadiyah, kita patut bersyukur berada di barisan persyarikatan Muhammadiyah ini. Kita hendaklah menyesuaikan diri di Malaysia ini. Berbuat semampu kita untuk kemanfaatan umat dan bangsa,” tambah umai
Acara dimulai dengan upacara, yang kemudian diikuti oleh beberapa perlombaan seperti bola volly, tarik tambang, bola estafet, lari sarung, dan banyak lagi. Pesertanya dibagi menjadi tiga kategori: bapak-bapak, Ibu-ibu, dan anak-anak
Ketua Panitia Nurul Octavia berkata: “Penyambutan hari kemerdekaan Republik Indonesia diadakan lebih awal, karna mengambil hari libur bagi warga di Malaysia”.
Nurul, yang juga sekretaris PCIA Malaysia, menuturkan: “Terima kasih kepada semua warga Muhammadiyah Malaysia yang antusias, berpartisipasi dalam acara menyambut kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia pada kali ini”.

“Dan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh panitia yang terlibat dalam mensukseskan acara ini.
Mohon maaf sekiranya ada kata dan perilaku yang kurang berkenan baik sengaja atau tidak saya sengaja.
Kita semua sama-sama belajar, dan insyaAllah buat pengembangan diri kita ke depannya, khususnya adik-adik KKN yang sama-sama menjadi panitia pada acara ini.” Demikian lanjutnya.
Selain itu dia juga berterima kasih atas segala pengorbanan waktu, tenaga para panitia dan peserta, sehingga acara ini dapat berjalan lancar. Dia berharap smua jerih payah itu mendapatkan pahala berlipat ganda dari Allah SWT, penuh ridho dan berkahNYA.
MPI PCIM Malaysia
